MENU

Fun & Interesting

BALEGANJUR “RAJA BUDUH” DUTA KABUPATEN JEMBRANA 2024

Krishna Cendaka Abinawa 111,124 6 months ago
Video Not Working? Fix It Now

RAJA BUDUH Pernahkah Anda membayangkan bagaimana jadinya ketika seorang raja menjadi gila? Atau membayangkan orang gila menjadi raja? Apakah akan membuat kerajaan yang di pimpinnya menjadi hancur? Kami mencoba berpikir sebaliknya. Raja buduh mempunyai potensi dalam membentuk manuver-manuver politik yang di luar kewajaran. Ya, buduh adalah anomali, orang yang bertindak di luar kewajaran dan bertentangan dengan normal. Namun bukankah normal adalah kesepakatan yang disepakati mayoritas? Raja buduh memilih untuk tidak sepakat. Hal ini yang membuatnya menjadi lebih inovatif dan berani beda dalam menyikapi sebuah permasalahan. Buduh juga dapat diartikan sebagai integritas dan cinta yang di luar kewajaran. Bukankah cinta selalu tidak wajar? Jana Kerthi : Paramaguna Wikrama “Harkat Martabat Manusia Unggul.” Mengaktualisasikan nilai-nilai luhur kearifan lokal Bali tentang upaya mewujudkan sumber daya manusia berkualitas unggul, kawista, beradab dan bermartabat dengan meneladani sikap mulia guru-guru suci, Ida Dalem, Raja-raja Bali, Leluhur, Lelangit, dan Pahlawan Bali. Begitulah bunyi tema yang disepakati. Tapi, malam ini ijinkan kami untuk tidak begitu sepakat. Lewat baleganjur ini kami mengajak untuk meneladani manusia yang tidak diunggulkan, mengambil nilai baik dari segala keburukannya sehingga berguna bagi manusia lain yang belum tentu memandang kita sebagai sesuatu yang normal. Anda pasti bertanya Tanya bagaimana baleganjur yang akan kami tampilkan. Sayangnya kami tidak akan menjelaskan apa-apa. Kami tidak ingin anda terjebak dalam kesepakatan kami. Nikmatilah imajinasi anda yang beragam dan andalah yang akan menentukan antara buduh dan normalnya. Raja buduh adalah ia yang bergerak di luar batas normal. Raja buduh adalah kita yang mau bergerak menuju sesuatu yang lain. Komposer : I Gede Yogi Sukawiadnyana dan I Kadek Widiawan Koreografer : Agus Onet Recording : Citranala Art Studio Mixing & Mastering : Janu Janardhana Vidio : Annaphoto & Dek Dwi Penyaji : Skhe Baleganjur Krishna Cendaka Abinawa X Arsa Wijaya Penanggung Jawab : I Wayan Sudiartawan & I Wayan Warta

Comment